hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1316

3. Shalat

سنن الدارقطني

/118 Chapter:

Sifat Tasyahhud dan Wajibnya Tasyahhud, serta Perbedaan Riwayat-Riwayat Seputar Itu

بَابُ صِفَةِ التَّشَهُّدِ وَوُجُوبِهِ وَاخْتِلَافِ الرِّوَايَاتِ فِيهِ

1316
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah: Saya katakan: Ibnu Lahi'ah lemah, pembahasan tentangnya telah dikemukakan lebih dari sekali.
سنن الدارقطني ١٣١٦: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سُلَيْمَانَ بْنِ الْأَشْعَثِ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ وَزِيرٍ الدِّمَشْقِيُّ , ثنا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ , أَخْبَرَنِي ابْنُ لَهِيعَةَ , أَخْبَرَنِي جَعْفَرُ بْنُ رَبِيعَةَ , عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ الْأَشَجِّ , أَنَّ عَوْنَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ كَتَبَ لِي فِي التَّشَهُّدِ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , وَأَخَذَ بِيَدِي فَزَعَمَ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ أَخَذَ بِيَدِهِ , فَزَعَمَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذَ بِيَدِهِ فَعَلَّمَهُ التَّشَهُّدَ: «التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ الْمُبَارَكَاتُ لِلَّهِ». هَذَا إِسْنَادٌ حَسَنٌ , وَابْنُ لَهِيعَةَ لَيْسَ بِالْقَوِيِّ
Sunan Daruquthni 1316: Abdullah bin Sulaiman bin Al Asy'ats menceritakan kepada kami, Muhammad bin Wazir Ad-Dimasyqi menceritakan kepada kami, Al Walid bin Muslim menceritakan kepada kami, Ibnu Lahi'ah mengabarkan kepadaku, Ja'far bin Rabi'ah mengabarkan kepadaku, dari Ya'qub bin Al Asyajj, bahwa Aun bin Abdullah bin Utbah menulis surat kepadaku tentang tasyahhud: Dari Ibnu Abbas dan ia memegang tanganku, lalu ia menyatakan bahwa Umar bin Khaththab memegang tangannya, lalu ia menyatakan kepadanya bahwa Rasulullah SAW memegang tangannya, lalu mengajarinya tasyahhud: "Attahiyyaatu lillaah, washshalawaatuth thayyibaatul mubaarakaatu lillaah." Ini isnad hasan. Ibnu Lahi'ah tidak kuat.