hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1460

3. Shalat

سنن الدارقطني

/137 Chapter:

Tata Cara Shalat dalam Perjalanan, Menjamak Dua Shalat Tanpa Udzur, dan Tata Cara Shalat di Perahu

بَابُ صِفَةِ الصَّلَاةِ فِي السَّفَرِ وَالْجَمْعِ بَيْنَ الصَّلَاتَيْنِ مِنْ غَيْرِ عُذْرٍ وَصِفَةِ الصَّلَاةِ فِي السَّفِينَةِ

1460
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya sangat lemah: HR. At-Tirmidzi (188); Al Hakim (1/275); Al Baihaqi (3/169); Al Uqaili (1/248). Saya katakan: Tentang Hanasy Abu Ali, Al Bukhari mengatakan, "Haditsnya munkar, dan tidak boleh ditulis." Al Uqaili mengatakan, "Pada haditsnya, 'Barangsiapa menjamak dua shalat ..." tidak ada riwayat penguatnya, tidak diketahui kecuali ini dan tidak ada asalnya. Sementara telah diriwayatkan secara shahih dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi SAW menjamak Zhuhur dengan Ashar." Al hadits.
سنن الدارقطني ١٤٦٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عِيسَى بْنِ أَبِي حَيَّةَ , وَأَحْمَدُ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ الْجُنَيْدِ , قَالَا: نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , ثنا مُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ حَنَشٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ جَمَعَ بَيْنَ صَلَاتَيْنِ مِنْ غَيْرِ عُذْرٍ فَقَدْ أَتَى بَابًا مِنْ أَبْوَابِ الْكَبَائِرِ». حَنَشٌ هَذَا أَبُو عَلِيٍّ الرَّحَبِيُّ مَتْرُوكِ
Sunan Daruquthni 1460: Abdul Wahhab bin Isa bin Abu Hayyah dan Ahmad bin Al Husain bin Al Junaid menceritakan kepada. kami, keduanya mengatakan: Ya'qub bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Mu'tamir bin Sulaiman menceritakan kepada kami, dari ayahnya, dari Hajasy, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Barangsiapa menjamak dua shalat tanpa udzur, maka ia telah mendatangi salah satu pintu dosadosa besar." Hanasy adalah Abu Ali Ar-Rahabi, ia matruk (haditsnya ditinggalkan).