hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1470

3. Shalat

سنن الدارقطني

/139 Chapter:

Shalatnya Orang Sakit Sambil Duduk Bersama Para Makmum

بَابُ صَلَاةِ الْمَرِيضِ جَالِسًا بِالْمَأْمُومِينَ

1470
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah lagi mursal: HR. Al Baihaqi (3/80). Saya katakan: Jabir Al Ju'fi lemah dan menganut faham Rafidhah, At-Taqrib (1/124). Sementara Asy-Sya'bi meriwayatkan secara mursal.
سنن الدارقطني ١٤٧٠: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ رَبِيعَةَ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , [ص:253] عَنِ الشَّعْبِيِّ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يَؤُمَّنَّ أَحَدٌ بَعْدِي جَالِسًا». لَمْ يَرْوِهِ غَيْرُ جَابِرٍ الْجُعْفِيِّ , عَنِ الشَّعْبِيِّ وَهُوَ مَتْرُوكٌ , وَالْحَدِيثُ مُرْسَلٌ لَا تَقُومُ بِهِ حُجَّةٌ
Sunan Daruquthni 1470: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Muhammad bin Harb menceritakan kepada kami, Muhammad bin Rabi'ah menceritakan kepada kami, dari Sufyan, dari Jabir, dari Asy-Sya'bi, ia mengatakan, "Rasulullah SAW bersabda, 'Tidak boleh ada seorang pun yang mengimami sambil duduk setelahku," Tidak ada yang meriwayatkannya selain Jabir Al Ju'fi dari Asy-Sya'bi, ia matruk (haditsnya ditinggalkan), dan hadits ini pun mursal, tidak dapat dijadikan argumen.