hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1539

3. Shalat

سنن الدارقطني

/154 Chapter:

Anjuran bagi Tetangga Masjid untuk Shalat di Masjid Kecuali Karena Udzur

بَابُ الْحَثِّ لِجَارِ الْمَسْجِدِ عَلَى الصَّلَاةِ فِيهِ إِلَّا مِنْ عُذْرٍ

1539
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah lagi mauquf. Saya katakan: Abu Ishaq As-Sabi'i suka mentadlis dan meriwayatkan secara mu‘an‘an. Syaikhnya adalah Al Harits yaitu Al A'war, ia lemah. Pembahasan tentangnya telah dikemukakan sebelum ini.
سنن الدارقطني ١٥٣٩: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , ثنا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , حَدَّثَنِي الْمُطَّلِبُ بْنُ زِيَادٍ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ السَّبِيعِيِّ , عَنِ الْحَارِثِ , عَنْ عَلِيٍّ , قَالَ: «مَنْ كَانَ جَارَ الْمَسْجِدِ فَسَمِعَ الْمُنَادِيَ يُنَادِي فَلَمْ يُجِبْهُ مِنْ غَيْرِ عُذْرٍ فَلَا صَلَاةَ لَهُ»
Sunan Daruquthni 1539: Ya'qub bin Ibrahim Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Arafah menceritakan kepada kami, Al Muththalib bin Ziyad menceritakan kepadaku, dari Abu Ishaq As-Sabi'i, dari Al Harits, dari Ali, ia mengatakan, "Barangsiapa menjadi tetangga masjid, lalu ia mendengar muadzdzin menyemkan (adzan) namun ia tidak memenuhinya tanpa udzur, maka tidak ada shalat baginya."