hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1555

3. Shalat

سنن الدارقطني

/158 Chapter:

Bolehnya Shalat Sunah di Baitullah Sepanjang Waktu

بَابُ جَوَازِ النَّافِلَةِ عِنْدَ الْبَيْتِ فِي جَمِيعِ الْأَزْمَانِ

1555
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah lagi terputus: HR. Asy-Syafi'i dan Ahmad, hanya saja tidak menyebutkan Humaid di dalam sanadnya. Saya katakan: Mujahid tidak mendengar dari Abu Dzarr.
سنن الدارقطني ١٥٥٥: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ يَحْيَى بْنِ عَيَّاشِ بْنِ الْحُرِّ بْنِ عَيَّاشٍ الْقَطَّانُ , ثنا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ , قَالَ: قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ الشَّافِعِيُّ: ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُؤَمَّلِ , عَنْ حُمَيْدٍ مَوْلَى عَفْرَاءَ , عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدٍ , عَنْ مُجَاهِدٍ , قَالَ: قَدِمَ أَبُو ذَرٍّ مَكَّةَ فَأَخَذَ بِعِضَادَتَيِ الْبَابِ فَقَالَ: مَنْ عَرَفَنِي فَقَدْ عَرَفَنِي وَمَنْ لَمْ يَعْرِفْنِي فَأَنَا جُنْدُبٌ أَبُو ذَرٍّ , سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : «لَا صَلَاةَ بَعْدَ الصُّبْحِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ , وَلَا بَعْدَ الْعَصْرِ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ إِلَّا بِمَكَّةَ إِلَّا بِمَكَّةَ إِلَّا بِمَكَّةَ»
Sunan Daruquthni 1555: Al Husain bin Yahya bin Ayyasy Al Qaththan menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Muhammad menceritakan kepada kami, ia mengatakan: Abu Abdilah Asy-Syafi'i mengatakan: Abdullah bin Al Muammal menceritakan kepada kami, dari Humaid maula Afra', dari Qais bin Sa'd, dari Mujahid, ia mengatakan, "Abu Dzarr datang dari Makkah, lalu ia menarik pangkal pintu, lalu berkata, 'Siapa yang mengenalku maka ia telah mengenalku, adapun yang belum mengenalku, maka aku adalah Jundub Abu Dzarr, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Tidak ada shalat setelah Subuh hingga terbitnya matahari, dan tidakpula setelah Ashar hingga terbenamnya matahari, kecuali di makkah, kecuali di Makkah''."