hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1725

6. Dua Hari Raya

سنن الدارقطني

1725
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dhaif. Menurut saya, Ali bin Abi Ali Al-Lahabi, Al Bukhari mengatakan, munkarul hadits. Ahmad mengatakan, dia memiliki beberapa riwayat munkar. Sedangkan Abu Hatim dan At-Tirmidzi mengatakan, matruk. Ibnu Ma'in mengatakan, tidak diperhitungkan, Al Mizan (3/145), Al Majruhin (2/107).
سنن الدارقطني ١٧٢٥: قَالَ: وَثنا عَلِيُّ بْنُ أَبِي عَلِيٍّ اللَّهَبِيُّ , عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سِنَانٍ الْأَسْلَمِيِّ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ فُلَانٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: «كَبَّرَ بِنَا عُثْمَانُ وَهُوَ مَحْصُورٌ فِي الظُّهْرِ يَوْمَ النَّحْرِ إِلَى أَنْ صَلَّى الظُّهْرَ مِنْ آخِرِ أَيَّامِ التَّشْرِيقِ , فَكَبَّرَ فِي الصُّبْحِ وَلَمْ يُكَبِّرْ فِي الظُّهْرِ»
Sunan Daruquthni 1725: Dia berkata: Ali bin Abi Ali Al-Lahabi menceritakan kepada kami, dari Al Walid bin Sa'id bin Abi Sinan Al Aslami, dari Abdullah bin Fulan, dari bapaknya, dia berkata, "Utsman bertakbir bersama kami, dan itu terbatas pada shalat Zhuhur hari Idul Adha sampai shalat Zhuhur akhir hari-hari Tasyriq, lalu dia bertakbir pada shalat Shubuh dan tidak bertakbir pada shalat Zhuhur."