hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1747

6. Dua Hari Raya

سنن الدارقطني

/178 Chapter:

Sifat Orang yang Diperbolehkan Shalat Bersamanya dan Menshalatkannya

بَابُ صِفَةِ مَنْ تَجُوزُ الصَّلَاةُ مَعَهُ وَالصَّلَاةُ عَلَيْهِ

1747
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha'if sekali. HR. Ibnu Al Jauzi di dalam Al Ilal (l 210), di dalam At-Tahqiqnya (1/474), dan Ibnu Syahin di dalam An Nasikh (360), dari Abu Ishak. Menurut saya, tentang Abu Ishak Al Qunsuraini, AdzDzahabi mengatakan, dia itu lemah. Ad-Daraquthni menatakan, majhul. Tentang Muhammad bin Ulwan, Abu Hatim mengatakan, majhul. Sedangkan Al Harits yaitu Al a'war, dia itu dha'if biografinya telah dijelaskan tidak hanya sekali.
سنن الدارقطني ١٧٤٧: ثنا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ , حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ حَنَّانٍ , ثنا بَقِيَّةُ , ثنا أَبُو إِسْحَاقَ الْقِنَّسْرِينِيُّ , ثنا فُرَاتُ بْنُ سُلَيْمَانَ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عُلْوَانَ , عَنِ الْحَارِثِ , عَنْ عَلِيٍّ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مِنْ أَصْلِ الدِّينِ الصَّلَاةُ خَلْفَ كُلِّ بَرٍّ وَفَاجِرٍ , وَالْجِهَادُ مَعَ كُلِّ أَمِيرٍ وَلَكَ أَجْرُكَ , وَالصَّلَاةُ عَلَى كُلِّ مَنْ مَاتَ مِنْ أَهْلِ الْقِبْلَةِ». وَلَيْسَ فِيهَا شَيْءٌ يُثْبَتُ
Sunan Daruquthni 1747: Ahmad bin Muhammad bin Abi Syaibah menceritakan kepada kami, Muhammad bin Amr bin Hanan menceritakan kepada kami, Baqiyyah menceritakan kepada kami, Abu Ishak Al Qansari menceritakan kepada kami, Furat bin Sulaiman menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin Ulwan, dari Al Harits, dari Ali, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Termasuk urusan pokok agama ini yaitu shalat di belakang setiap orang yang shalih dan orang yang bermaksiat, berjihad bersama setiap pemimpin dan bagimu pahalamu, serta menshalatkan orang yang meninggal dari ahli kiblat (kaum muslim)." Dalam hal ini tidak ada hadits yang Shahih.