hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1841

8. Jenazah

سنن الدارقطني

/190 Chapter:

Seorang yang Pingsan padahal Waktu Shalat telah Tiba, apakah Dia harus Mengqadla atau Tidak?

بَابُ الرَّجُلِ يُغْمَى عَلَيْهِ وَقَدْ جَاءَ وَقْتُ الصَّلَاةِ هَلْ يَقْضِي أَمْ لَا

1841
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha'if sekali. Menurut saya, As-Suddi yaitu Ismail bin Abdurrahman jujur mengalami kebimbangan dan dituduh mengikuti paham syi'ah, At-Taqrib (1/71). Sedangkan syaikhnya yaitu Yazid majhul.
سنن الدارقطني ١٨٤١: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , ثنا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , ثنا عَبْدُ الرَّحْمَنِ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنِ السُّدِّيِّ , عَنْ يَزِيدَ مَوْلَى عَمَّارٍ , أَنَّ عَمَّارَ بْنَ يَاسِرٍ «أُغْمِيَ عَلَيْهِ فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ , فَأَفَاقَ نِصْفَ اللَّيْلِ فَصَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ وَالْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ»
Sunan Daruquthni 1841: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Abdurrahman menceritakan kepada kami, dari Sufyan, dari As-Sudi, dari Yazid mantan budak Ammar, "Sesungguhnya Ammar bin Yasir pingsan di waktu Zhuhur, Ashar, Maghrib dan Isya', lalu dia sadar di pertengahan malam, maka dia mengerjakan shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib dan Isya."