hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 207

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/23 Chapter:

Air Bekas Minum Kucing

بَابُ سُؤْرِ الْهِرَّةِ

207
Sunan Daruquthni
Albani: Takhnjnya telah disebutkan pada nomor (195) dan juga telah dibicarakan dari Laits bin Abu Sulaim.
سنن الدارقطني ٢٠٧: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَبُو الْأَزْهَرِ , نا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ , نا لَيْثُ بْنُ أَبِي سُلَيْمٍ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: «إِذَا وَلَغَ السِّنَّوْرُ فِي الْإِنَاءِ غُسِلَ سَبْعَ مَرَّاتٍ». مَوْقُوفٌ لَا يُثْبَتُ , وَلَيْثٌ سِيءَ الْحِفْظِ.
Sunan Daruquthni 207: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Abu Al Azhar mengabarkan kepada kami, Ali bin Ashim mengabarkan kepada kami, Laits bin Abu Sulaim mengabarkan kepada kami, dari 'Atha‘ dari Abu Hurairah, ia mengatakan, "Apabila kucing menjilat pada bejana, maka (bejananya) dicuci tujuh kali." Riwayat ini mauquf dan tidak valid. Laits adalah seorang yang hafalannya buruk.