hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 228

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/24 Chapter:

Membaca Basmalah Ketika Wudlu

بَابُ التَّسْمِيَةِ عَلَى الْوُضُوءِ

228
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah. HR. Al Baihaqi (1/44). Ia mengatakan, "Ini lemah. Aku tidak mengetahui perawi lain yang meriwayatkan dari Al A'masy selain yahya bin Hasyim. Sedangkan Yahya bin Hasyim riwayatnya ditinggalkan. Ia juga telah meriwayatkannya dari Ibnu Umar dari jalur lainnya." Saya katakan: Yahya bin Hasyim As-Simsar dinilai dusta oleh Ibnu Ma'in. Sementara An-Nasa'i dan yang lainnya mengatakan, "Ia, riwayatnya ditinggalkan." Ibnu Adi mengatakan, "Di Baghdad ia pernah memalsukan hadits dan mencuri hadits." Al Mizan (9643). Disebutkan oleh Al Hafizh di dalam An-Nata'ij (1/236).
سنن الدارقطني ٢٢٨: حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي الشَّوْكِ , نا الْحَسَنُ بْنُ مُكْرَمٍ , نا يَحْيَى بْنُ هَاشِمٍ , وَثنا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ غَالِبٍ , وَثنا عُثْمَانُ بْنُ أَحْمَدَ الدَّقَّاقُ , نا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سِنِينَ , قَالَا: نا يَحْيَى بْنُ هَاشِمٍ , نا الْأَعْمَشُ , عَنْ شَقِيقٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ , قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «إِذَا تَطَهَّرَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهَ؛ فَإِنَّهُ يُطَهِّرُ جَسَدَهُ كُلَّهُ , وَإِنْ لَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ فِي طُهُورِهِ لَمْ يَطْهُرْ مِنْهُ إِلَّا مَا مَرَّ عَلَيْهِ الْمَاءُ , فَإِذَا فَرَغَ مِنْ طُهُورِهِ فَلْيَشْهَدْ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , فَإِذَا قَالَ ذَلِكَ فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ السَّمَاءِ». يَحْيَى بْنُ هِشَامٍ ضَعِيفٌ
Sunan Daruquthni 228: Al Hasan bin Ahmad bin Abu Asy-Syauk menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Makram mengabarkan kepada kami, Yahya bin Hasyim mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Abdullah bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ghalib mengabarkan kepada kami. Dan Utsman bin Ahmad Ad-Daqqaq mengabarkan kepada kami, Ishaq bin Ibrahim bin Sunain mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Yahya bin Hasyim mengabarkan kepada kami, Al A'masy menceritakan kepada kami, dari Syaqiq, dari Abdullah, ia mengatakan, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, Apabila seseorang di antara kalian bersuci, maka hendaklah ia menyebut nama Allah, karena hal itu dapat menyucikan semua tubuhnya. Namun bila ia tidak menyebut nama Allah ketika bersucinya, maka tidak ada yang suci darinya kecuali yang dilalui oleh air. Dan bila telah selesai bersuci, hendaklah ia bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya [yakni mengucapkan Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna muhammadan 'abuduhu wa rasuuluh]. Bila ia mengucapkan itu, maka akan dibukakanlah untuknya pintu-pintu langit'." Yahya bin Hasyim lemah.