hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 238

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/25 Chapter:

Berwudlu Dengan Rendaman/Perasan Sari Buah

بَابُ الْوُضُوءِ بِالنَّبِيذِ

238
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah: Di dalam sanadnya terdapat Abdullah bin Muharrar. As-Sakhawi berkata, "Ia perawi hadits munkar." An-Nasa'i berkata, "Haditsnya ditinggalkan." Biografinya ada di dalam Al Majruhin (2/22); Al Jarh wa At-Ta'dil (5/176); At-Tarikh Al Kabir (5/212); Ash-Shaghir (67); Al Mizan (2/500); Lisan Al Mizan (7/269); Adh-Dhu'afa karya An-Nasa-i (348); Al Kasyif{21/10); At-Taqrib (1/445).
سنن الدارقطني ٢٣٨: حَدَّثَنَا أَبُو سَهْلٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ سِنَانٍ , نا أَبُو بَكْرٍ الْحَنَفِيُّ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَرَّرٍ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: «النَّبِيذُ وُضُوءٌ لِمَنْ لَمْ يَجِدِ الْمَاءَ». ابْنُ مُحَرَّرٍ مَتْرُوكُ الْحَدِيثِ
Sunan Daruquthni 238: Abu Sahl bin Ziyad menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Sinan mengabarkan kepada kami, Abu Bakar Al Hanafi mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Muharrar mengabarkan kepada kami, dari Qatadah, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, ia mengatakan, "Rendaman/perasan sari buah adalah (air) wudhu bagi yang tidak menemukan air." Ibnu Muharrar matrukul hadits (haditsnya ditinggalkan).