سنن الدارقطني ٢٤٦٨: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ الْعَبَّاسِ الْوَرَّاقُ , وَمُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , وَآخَرُونَ قَالُوا: نا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ , عَنْ مَعْمَرٍ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سَالِمٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّهُ كَانَ يُنْكِرُ الِاشْتِرَاطَ فِي الْحَجِّ , وَيَقُولُ: «أَلَيْسَ حَسْبُكُمْ سُنَّةَ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ»
Sunan Daruquthni 2468: Ismail bin Al Abbas Al Warraq menceritakan kepada kami. Muhammad bin Makhlad dan yang lainnya, mereka berkata: Al Hasan bin Arafah memberitakan kepada kami, Abdullah bin Al Mubarak memberitakan kepada kami. dari Ma'mar, dari Az-Zuhri. dari Salim, dari Ibnu Umar, bahwa dia mengingkari adanya penentuan syarat dalam ibadah haji dan mengatakan, "Tidakkah cukup bagi kalian sunnah Nabi kalian SAW?"