hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 2502

12. Haji

سنن الدارقطني

/228 Chapter:

Miqat

بَابُ الْمَوَاقِيتِ

2502
Sunan Daruquthni
سنن الدارقطني ٢٥٠٢: نا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَبْدِ الْخَالِقِ , نا أَبُو عُلَاثَةَ مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ خَالِدٍ نا أَبِي , نا مُوسَى بْنُ أَعْيَنَ , عَنْ يَحْيَى بْنِ أَيُّوبَ , عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ , عَنِ الْمُرَقَّعِ الْأَسَدِيِّ , عَنْ أَبِي ذَرٍّ , أَنَّهُ قَالَ: «إِنَّهَا لَمْ تَكُنْ لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِنَا أَنْ يُحْرِمَ أَحَدٌ مُهِلًّا بِحَجٍّ ثُمَّ يَفْسَخُ حَجَّهُ بِعُمْرَةٍ قَبْلَ الْحَجِّ»
Sunan Daruquthni 2502: Muhammad bin Ahmad bin Amru bin Abdul Khaliq memberitakan kepada kami. Abu Ulatsah Muhammad bin Amru bin Khalid memberitakan kepada kami. bapakku memberitakan kepada kami. Musa bin A'yan memberitakan kepada kami. dari Yahya bin Ayyub, dari Yahya bin Sa'id, dari Al Muraqqa' Al Asadi, dari Abu Dzar. bahwa dia berkata. "Bahwa (haji tamattu') tidak diperuntukkan bagi seorang pun sesudah kami yaitu dengan seseorang berihram pada miqat haji, kemudian merubahnya dengan umrah sebelum haji."