hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 2732

12. Haji

سنن الدارقطني

/228 Chapter:

Miqat

بَابُ الْمَوَاقِيتِ

2732
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha'if. HR. Al Baihaqi (5/165), dari jalur periwayatan penyusun kitab tersebut. Menurut saya, Umar bin Qais yang dikenal dengan Sandal dha'if. sedangkan Thahir bin Khalid dan anaknya terdapat kelemahan.
سنن الدارقطني ٢٧٣٢: ثنا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّارُ , نا طَاهِرُ بْنُ خَالِدِ بْنِ نِزَارٍ , نا أَبِي , نا عُمَرُ بْنُ قَيْسٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ " نَهَى أَنْ يُقَالَ لِلْمُسْلِمِ: صَرُورَةٌ "
Sunan Daruquthni 2732: Ya'qub bin Ibrahim Al Bazzar menceritakan kepada kami, Thahir bin Khalid bin Nizar memberitakan kepada kami, bapakku memberitakan kepada kami, Umar bin Qais memberitakan kepada kami, dari Amru bin Dinar, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas RA, bahwa Nabi SAW melarang seorang muslim dikatakan sebagai orang yang hidup membujang."