hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 278

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/28 Chapter:

Riwayat-Riwayat Tentang Anjuran Berkumur dan Beristinsyaq, serta Mengawali Wudlu dengan Keduanya

بَابُ مَا رُوِيَ فِي الْحَثِّ عَلَى الْمَضْمَضَةِ وَالِاسْتِنْشَاقِ وَالْبَدَاءَةِ بِهِمَا أَوَّلَ الْوُضُوءِ

278
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah. HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/146), dari jalur pengarang. Ia berkata, "Ini tidak shahih." Ada pun Isma'il bin Muslim, maka Yahya berkata, "Bukan apa-apa." Ali bin Al Madini, "Tidak ditulis haditsnya." Ibnu Hibban berkata, "Ia meriwayatkan hadits-hadits munkar dari orang-orang yang masyhur dan membolak-balikkan sanad-sanad. Sedangkan mengenai Suwaid, An-Nasa'i berkata, "Tidak tsiqah."
سنن الدارقطني ٢٧٨: حَدَّثَنَا أَبُو سَهْلِ بْنُ زِيَادٍ , نا الْحَسَنُ بْنُ الْعَبَّاسِ , نا سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ , ثنا الْقَاسِمُ بْنُ غُصّْن , عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ مُسْلِمٍ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْمَضْمَضَةُ وَالِاسْتِنْشَاقُ سُنَّةٌ». إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُسْلِمٍ ضَعِيفٌ
Sunan Daruquthni 278: Abu Sahl bin Ziyad menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Al Abbas mengabarkan kepada kami, Suwaid bin Sa'id mengabarkan kepada kami, Al Qasim bin Ghushn mengabarkan kepada kami, dari Isma'il bin Muslim, dari 'Atha‘ dari Ibnu Abbas, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Berkumur dan beristinsyaq adalah Sunnah'. Isma'il bin Muslim lemah.