hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 2802

13. Jual Beli

سنن الدارقطني

2802
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha'if. Menurutku, Abdullah bin Lahi'ah adalah perawi dha'if. Biografinya telah dijelaskan sebelumnya beberapa kali. Adapaun perawi yang meriwayatkan darinya, adalah Kamil bin Thalhah yang dinilai periwatannya dapat diterima (At-Taqrib, 2/131).
سنن الدارقطني ٢٨٠٢: ثنا أَبُو الْقَاسِمِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ إِمْلَاءً مِنْ حِفْظِهِ , نا كَامِلُ بْنُ طَلْحَةَ أَبُو يَحْيَى , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ لَهِيعَةَ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي جَعْفَرٍ , عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: «نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْمُزَايَدَةِ وَلَا يَبِعْ أَحَدُكُمْ عَلَى بَيْعِ أَخِيهِ إِلَّا الْغَنَائِمَ وَالْمَوَارِيثَ»
Sunan Daruquthni 2802: Abu Al Qasim Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz mendiktekan kepada kami dari hafalannya, Kamil bin Thalhah Abu Yahya menceritakan kepada kami, Abdullah bin Lahi'ah menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Abu Ja'far menceritakan kepada kami dari Yazid bin Aslam, dari Ibnu Umar, ia berkata, "Rasulullah SAW melarang jual beli Muzayadah, dan jual beli yang sedang dilakukan oleh saudaranya, kecuali harta rampasan perang dan warisan.