سنن الدارقطني ٢٨٧٨: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْحَكَمِ , نا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ , نا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ , قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو الْمُعْتَمِرِ بْنُ عَمْرِو بْنِ رَافِعْ , عَنِ ابْنِ خَلْدَةَ الزُّرَقِيِّ , وَكَانَ قَاضِيَ الْمَدِينَةِ , أَنَّهُ قَالَ: جِئْنَا أَبَا هُرَيْرَةَ فِي صَاحِبٍ لَنَا أَفْلَسَ فَقَالَ: هَذَا الَّذِي قَضَى فِيهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَيُّمَا رَجُلٍ مَاتَ أَوْ أَفْلَسَ فَصَاحِبُ الْمَتَاعِ أَحَقُّ بِمَتَاعِهِ إِذَا وَجَدَهُ بِعَيْنِهِ»
Sunan Daruquthni 2878: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdullah bin Abdul Hakim menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Fudaik menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Adz-Dzi'b menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Al Mu'tamir bin Amr bin nafi‘ menceritakan kepadaku dari Ibnu Khaldah Az-Zarqi — ketika itu adalah Hakim di Madinah—, dia bekata: Kami pernah menemui Abu Hufairah untuk bertanya tentang rekan kami yang mengalami kebangkrutan, ia berkata, "Rasulullah SAW memutuskan seperti ini, 'Siapa saja yang meninggal atau bangkrut, maka pemilik barang lebih berhak untuk mengambil kembali barang miliknya, jika mendapatinya seperti aslinya"