سنن الدارقطني ٣٠٠٦: ثنا عَلِيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْمُسْتَمْلِي , نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ خُزَيْمَةَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ زِيَادِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ , نا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ الزَّنْجِيُّ , نا زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ , عَنِ ابْنِ الْبَيْلَمَانِيِّ , عَنْ سُرَّقٍ , قَالَ: كَانَ لِرَجُلٍ مَالٌ عَلَيَّ , أَوْ قَالَ: عَلَيَّ دَيْنٌ , فَذَهَبَ بِي إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يُصِبْ لِي مَالًا , «فَبَاعَنِي مِنْهُ , أَوْ بَاعَنِي لَهُ». خَالَفَهُ ابْنَا زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ
Sunan Daruquthni 3006: Ali bin Ibrahim Al Mustamli menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ziyad bin Abdullah menceritakan kepada kami, Muslim bin Khalid Az-Zanji menceritakan kepada kami, Zaid bin Aslam menceritakan kepada kami dari Ibnu Al Bailamani, dari Surraq dia berkata, "Aku pernah memiliki utang kepada seseorang. Orang itu kemudian membawaku ke hadapan Rasulullah SAW namun ia tidak mendapatkan uang dariku. Ia lalu menjualku darinya atau kepadanya." Kedua anak Zaid bin Aslam meriwayatkan hadits yang berbeda.