hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 3026

13. Jual Beli

سنن الدارقطني

3026
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha‘if HR. Al Baihaqi (9/128) dan Ibrahim bin Musa. Menurutku, Ibrahim bin Ismail bin Majma' adalah perawi dha'if. Biografinya telah dijelaskan sebeluranya. Sementara Thaliq bin Imran adalah perawi yang dapat diterima periwayatannya (At-Taqrib, 1/381).
سنن الدارقطني ٣٠٢٦: ثنا أَبُو صَالِحٍ الْأَصْبَهَانِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى الزُّجَاجِ الْأَصْبَهَانِيُّ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى , عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ إِسْمَاعِيلَ , عَنْ طَلِيقِ بْنِ عِمْرَانَ , عَنْ أَبِي بُرْدَةَ , عَنْ أَبِي مُوسَى , قَالَ: «نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُفَرَّقَ بَيْنَ الْأَخِ وَأَخِيهِ وَالْوَالِدِ وَوَلَدِهِ»
Sunan Daruquthni 3026: Abu Shalih Al Ashbahani menceritakan kepada kami, Muhammad bin Isa AzZajjaj Al Ashbahani menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Musa menceritakan kepada kami dari Ibrahim bin Ismail, dari Thaliq bin Imran, dari Abu Burdah, dari Abu Musa, dia berkata, "Rasulullah SAW melarang memisahkan antara seseorang dengan saudaranya, dan antara orang tua dengan anaknya."