سنن الدارقطني ٣٠٢٩: ثنا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو الْبَخْتَرِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ الْخَلِيلِ , نا الْوَاقِدِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ مَيْمُونٍ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْبَلَوِيِّ , عَنْ حُرَيْثِ بْنِ سُلَيْمٍ الْعُذْرِيِّ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ مَنْ فَرَّقَ بَيْنَ السَّبْيِ بَيْنَ الْوَالِدِ وَالْوَلَدِ , قَالَ: «مَنْ فَرَّقَ بَيْنَهُمْ فَرَّقَ اللَّهُ تَعَالَى بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْأَحِبَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ»
Sunan Daruquthni 3029: Muhammad bin Amr Al Bukhturi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Al Khalil menceritakan kepada kami, Al Waqidi menceritakan kepada kami, Yahya bin Maimun menceritakan kepada kami dari Abu Sa'id Al Balawi, dari Huraits bin Salim Al Udzri, dari ayahnya, dia berkata, "Aku pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang orang yang memisahkan tawanan perang antara orang tua dengan anaknya. Beliau kemudian bersabda, 'Barangsiapa memisahkan antara mereka, maka Allah akan memisahkan dirinya dengan orang-orang yang ia cintai pada Hari Kiamat kelak."