سنن الدارقطني ٣٠٤٢: ثنا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا مِقْدَامُ بْنُ دَاوُدَ , نا ذُؤَيْبُ بْنُ عِمَامَةَ , نا حَمْزَةُ بْنُ عَبْدِ الْوَاحِدِ , عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «أَنَّهُ نَهَى عَنْ بَيْعِ الْكَالِئِ بِالْكَالِئِ». قَالَ اللُّغَوِيُّونَ: هُوَ النَّسِيئَةُ بِالنَّسِيئَةِ
Sunan Daruquthni 3042: Ali bin Muhammad menceritakan kepada kami, Miqdam bin Daud menceritakan kepada kami, Dzu'aib bin Imamah menceritakan kepada kami, Hamzah bin Abdul Wahid menceritakan kepada kami dari Musa bin Uqbah, dari Abdullah bin Dinar, dari Ibnu Umar, dari Nabi SAW, bahwa beliau melarang jual beli Kali‘ dengan Kali‘. Para ahli bahasa mengatakan bahwa maksudnya adalah utang dengan utang.