سنن الدارقطني ٣٠٨٤: نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , نا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , أنا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , عَنِ الثَّوْرِيِّ , وَمَعْمَرٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ مُجَاهِدٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ: «لَا نَرَى عَلَى عَبْدٍ آبِقٍ يَسْرِقُ قَطْعًا»
Sunan Daruquthni 3084: Muhammad bin Ismail Al Farisi menceritakan kepada kami, Ishaq bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq mengabarkan kepada kami dari Ats-Tsauri dan Ma'mar, dari Amr bin Dinar, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas RA, dia berkata, "Kami tidak berpendapat bahwa budak yang melarikan diri (dari majikannya) dikenakan sanksi potong tangan jika mencuri."