hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 3087

14. Hudud, Diyat dan Lainnya

سنن الدارقطني

3087
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya sangat dha‘if. HR. Ibnul Jauzi (Al Ilal, 2/792) dari Sulaiman bin Arqam. Menurutku, Sulaiman bin Arqam adalah perawi dha'if (At-Taqrib, 1/321). sementara Amir bin Sayar adalah perawi majhul {Al Mizan, 3/73).
سنن الدارقطني ٣٠٨٧: نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْمِصِّيصِيُّ بِكَفْرِيتَا , نا عَامِرُ بْنُ سَيَّارٍ , نا سُلَيْمَانُ بْنُ أَرْقَمَ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا قَوَدَ إِلَّا بِالسَّيْفِ». سُلَيْمَانُ بْنُ أَرْقَمَ مَتْرُوكٌ
Sunan Daruquthni 3087: Muhammad bin Ismail Al Farisi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdah bin Abdullah Al Mishshishi di Kafreta menceritakan kepada kami, Amir bin Sayyar menceritakan kepada kami, Sulaiman bin Arqam menceritakan kepada kami dari AzZuhri, dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Tidak boleh melaksanakan hukum qishash kecuali dengan pedang." Sulaiman bin Arqam adalah perawi matruk.