سنن الدارقطني ٣١٤٧: نا أَبُو حَامِدٍ مُحَمَّدُ بْنُ هَارُونَ , نا إِسْحَاقُ بْنُ أَبِي إِسْرَائِيلَ , نا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ , عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ , عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ رَبِيعَةَ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى دَرَجِ الْكَعْبَةِ يَوْمَ الْفَتْحِ , فَقَالَ: «الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي صَدَقَنَا وَعْدَهُ , وَنَصَرَ عَبْدَهُ , وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ , أَلَا إِنَّ قَتِيلَ الْعَمْدِ الْخَطَأِ بِالسَّوْطِ وَالْعَصَا مِائَةٌ مِنَ الْإِبِلِ مُغَلَّظَةٌ , مِنْهَا أَرْبَعُونَ خَلِفَةً فِي بُطُونِهَا أَوْلَادُهَا , أَلَا إِنَّ كُلَّ مَأْثُرَةٍ فِي الْجَاهِلِيَّةِ وَدَمٍ وَمَالٍ تَحْتَ قَدَمَيَّ هَاتَيْنِ , إِلَّا مَا كَانَ مِنْ سِدَانَةِ الْبَيْتِ أَوْ سِقَايَةِ الْحَاجِّ , فَإِنِّي أَمْضَيْتُهَا لِأَهْلِهَا كَمَا كَانَتْ».
Sunan Daruquthni 3147: Abu Hamid Muhammad bin Harun menceritakan kepada kami, Ishaq bin Abu Isra'il menceritakan kepada kami, Sufyan bin Uyainah menceritakan kepada kami dari Ali bin Zaid, dari Al Qasim bin Rabi'ah, dari Ibnu Umar, dia berkata: Nabi SAW pernah berdiri di lorong Ka'bah pada hari penaklukkan Makkah, lalu beliau bersabda, "Segala puji bagi Allah yang telah menepati janjinya untuk kita, menolong hamba-Nya dan memporak-porandakan tentara musuh sendiri. Sesungguhnya pembunuhan tidak disengaja yang dilakukan dengan cambuk dan tongkat (benda tumpul) dikenakan denda berat seratus ekor unta, diantaranya empat puluh ekor unta yang sedang mengandung. Ingatlah sesungguhnya semua tuntutan pembalasan di masa jahiliyah berupa darah dan harta di bawah kakiku ini, kecuali dalam masalah penjagaan Ka'bah dan pemberian minum jamaah haji, aku akan tetap mempercayakannya kepada ahlinya sebagaimana yang telah lalu."