سنن الدارقطني ٣١٥٦: نا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَلِيٍّ , نا الْفَضْلُ بْنُ الْعَبَّاسِ الصَّوَّافُ , نا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَزِيعٍ , عَنْ أَبِي شَيْبَةَ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عُثْمَانَ , عَنْ جَابِرٍ , عَنْ أَبِي عَازِبٍ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «الْقَوَدُ بِالسَّيْفِ , وَالْخَطَأُ عَلَى الْعَاقِلَةِ». كَذَا قَالَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ
Sunan Daruquthni 3156: Abdushshammad bin Ali menceritakan kepada kami, Al Fadhl bin Abbas AshShawwaf menceritakan kepada kami, Yahya bin Ghailan menceritakan kepada kami, Abdullah bin Bazi' menceritakan kepada kami dari Abu Syaibah Ibrahim bin Utsman, dari Jabir, dari Abu Azib, dari Abu Sa'id Al Khudri RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Qishash itu dijatuhkan karena pedang, dan pembunuhan tidak disengaja ditanggung (dendanya) oleh aqilah. Seperti itulah yang diriwayatkan dari Abu Sa'id.