سنن الدارقطني ٣٢٦٠: نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , نا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , عَنْ مَعْمَرٍ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سَالِمٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَجُلًا مُسْلِمًا قَتَلَ رَجُلًا مِنْ أَهْلِ الذِّمَّةِ عَمْدًا , فَرُفِعَ إِلَى عُثْمَانَ «فَلَمْ يَقْتُلْهُ وَغَلَّظَ عَلَيْهِ الدِّيَةَ مِثْلَ دِيَةِ الْمُسْلِمِ»
Sunan Daruquthni 3260: Muhammad bin Ismail Al Farisi menceritakan kepada kami, Ishaq bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami dari Ma'mar, dari Az-Zuhri, dari Salim, dari Ibnu Umar, bahwa ada seorang muslim membunuh ahli dzimmah dengan sengaja dan kasusnya di bawa kepada Utsman, tapi ia tidak menjatuhi hukuman mati kepadanya, tapi ia memberatkan diyat-nya. hingga sama dengan diyat-nya, muslim."