سنن الدارقطني ٣٣٣٩: حَدَّثَنَا دَعْلَجُ بْنُ أَحْمَدَ , نا حَمْزَةُ بْنُ جَعْفَرٍ , نا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا حَمَّادٌ , نا الْحَجَّاجُ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ بِذَلِكَ , وَرُوِيَ عَنْ عَلِيٍّ , أَنَّهُ قَالَ: " دِيَةُ الْخَطَأِ أَرْبَاعٌ: خَمْسٌ وَعِشْرُونَ جَذَعَةً , وَخَمْسٌ وَعِشْرُونَ حِقَّةً , وَخَمْسٌ وَعِشْرُونَ بَنَاتِ لَبُونٍ , وَخَمْسٌ وَعِشْرُونَ بَنَاتِ مَخَاضٍ ".
Sunan Daruquthni 3339: Da'laj bin Ahmad menceritakan kepada kami, Hamzah bin Ja'far menceritakan kepada kami, Musa bin Ismail menceritakan kepada kami, Hammad menceritakan kepada kami, Hajjaj menceritakan kepada kami dari Asy-Sya'bi, dari Zaid bin Tsabit dengan redaksi yang sama. Diriwayatkan pula dari Ali bahwa ia berkata, "Diyat pembunuhan tidak disengaja empat bagian: 25 jadza'ah, 25 hiqqah, 25 banat labun, dan 25 banat makhadh."