سنن الدارقطني ٣٣٤٥: نا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا يَعْقُوبُ بْنُ مُحَمَّدٍ الزُّهْرِيُّ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ , عَنِ الْحَارِثِ بْنِ نَبْهَانَ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سَعِيدٍ , عَنْ رَجَاءِ بْنِ حَيْوَةَ , عَنْ جُنَادَةَ بْنِ أَبِي أُمَيَّةَ , عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا تَجْعَلُوا عَلَى الْعَاقِلَةِ مِنْ دِيَةِ الْمُعْتَرِفِ شَيْئًا»
Sunan Daruquthni 3345: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada karrii, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Ya'qub bin Muhammad Az-Zuhri menceritakan kepada kami, Abdullah bin Wahab menceritakan kepada kami, Al Harits bin Nabhan menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Sa'id, dari Raja' bin Haiwah, dari Junadah bin Abu Umayyah, dari Ubadah bin Ash-Shamit bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Jangan bebankan apa pun kepada keluarga pelaku denda yang harus ditanggung orang yang mengakui perbuatannya."