سنن الدارقطني ٣٤٩٩: نا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ زَاجٌ أنا النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ , أنا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ , عَنِ ابْنِ سِيرِينَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: «لَا تُزَوِّجُ الْمَرْأَةُ الْمَرْأَةَ , وَلَا تُزَوِّجُ الْمَرْأَةُ نَفْسَهَا , وَالزَّانِيَةُ هِيَ الَّتِي تُنْكِحُ نَفْسَهَا بِغَيْرِ إِذَنْ وَلِيِّهَا»
Sunan Daruquthni 3499: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur Zaaj menceritakan kepada kami, An-Nadhr bin Syumail mengabarkan kepada kami, Hisyam bin Hassan mengabarkan kepada kami dari Ibnu Sinn, dari Abu Hurairah, dia berkata, "Janganlah wanita menikahkan wanita dan jangan pula wanita menikahkah dirinya sendiri. Hanya pezina yang menikahkan dirinya sendiri tanpa izin walinya."