hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 3634

15. Nikah

سنن الدارقطني

/229 Chapter:

Mahar

بَابُ الْمَهْرِ

3634
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha‘if karena di dalam sanadnya ada Hajjaj bin Arthah yang divoms dha‘if. Biografinya telah disebutkan sebelumnya.
سنن الدارقطني ٣٦٣٤: نا أَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ شَاذَانَ , نا مُعَلَّى بْنُ مَنْصُورٍ , نا هُشَيْمٌ , نا حَجَّاجٌ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , [ص:400] عَنْ جَدِّهِ , أَنَّ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ كَتَبَ إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فِي مُسَلْسَلٍ يَخَافُ عَلَى امْرَأَتِهِ مِنْهُ , فَكَتَبَ إِلَيْهِ «أَنْ يُؤَجِّلَ سَنَةً فَإِنْ بَرَأَ وَإِلَّا فَرَّقَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ امْرَأَتِهِ»
Sunan Daruquthni 3634: Abu Bakar Asy-Syafi'i menceritakan kepada kami, Muhammad bin Syadzan menceritakan kepada kami, Mu'alla bin Manshur menceritakan kepada kami, Haysim menceritakan kepada kami, Hajjaj menceritakan kepada kami dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya bahwa Amr bin Al Ash menulis surat kepada Umar bin Khaththab tentang penyakit musalsal yang menimpa istrinya yang ia khawatirkan akibatnya. Umar kemudian memerintahkan ia menunggu selama setahun jika sembuh, kalau tidak ia dipisahkan dari istrinya.