hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 3680

15. Nikah

سنن الدارقطني

/229 Chapter:

Mahar

بَابُ الْمَهْرِ

3680
Sunan Daruquthni
سنن الدارقطني ٣٦٨٠: نا ابْنُ غَيْلَانَ , نا أَبُو هِشَامٍ , نا ابْنُ مَهْدِيٍّ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ , عَنْ وَاصِلِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ , أَنَّ أَبَاهُ تَزَوَّجَ بِامْرَأَةٍ ثُمَّ طَلَّقَهَا قَبْلَ أَنْ يَدْخُلَ بِهَا فَأَرْسَلَ بِالصَّدَاقِ , وَقَالَ: «أَنَا أَحَقُّ بِالْعَفْوِ»
Sunan Daruquthni 3680: Ibnu Ghailan menceritakan kepada kami, Abu Hisyam menceritakan kepada kami, Ibnu Mahdi menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Ja'far, dari Washil bin Sa'id, dari Muhammad bin Jubair bin Muth'im bahwa ayahnya pernah menikahi seorang wanita kemudian menceraikannya sebelum sempat menggaulinya. Ia lalu mengirimkan maharnya (secara penuh) dan berkata, "Aku lebih berhak untuk memaafkan."