hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 3790

15. Nikah

سنن الدارقطني

/229 Chapter:

Mahar

بَابُ الْمَهْرِ

3790
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha‘if dan mursal. Juwaibir adalah perawi dha‘if, sedangkan Ad-Dhahhak tidak pernah bertemu dengan Ali bin Abu Thalib RA {At-Tahzib, 4/453).
سنن الدارقطني ٣٧٩٠: نا دَعْلَجٌ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ , نا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا هُشَيْمٌ , عَنْ جُوَيْبِرٍ , عَنِ الضَّحَّاكِ , أَنَّ عَلِيًّا , قَالَ: «إِذَا وَطِئَهَا وَجَبَتْ عَلَيْهِ وَإِذَا رَأَى عَيْبًا قَبْلَ أَنْ يَطَأَهَا فَإِنْ شَاءَ أَمْسَكَ وَإِنْ شَاءَ رَدَّ» هَذَا مُرْسَلٌ
Sunan Daruquthni 3790: Da'laj menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ali bin Zaid menceritakan kepada kami, Sa'id bin Manshur menceritakan kepada kami, Hasyim menceritakan kepada kami dari Juwaibir, dari Adh-Dhahhak, bahwa Ali berkata, "Jika ia sudah mencampurinya maka ia wajib mempertahankannya, tapi jika ia melihat ada cacat sebelum mencampurinya, maka ia boleh memilih; mempertahankannya atau mengembalikannya (kepada penjual)." Hadits ini juga mursal