hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 393

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/41 Chapter:

Wajibnya Mandi Karena Bertemunya Dua Kemaluan Walaupun Tidak Ejakulasi (Mengeluarkan Sperma)

بَابٌ فِي وُجُوبِ الْغُسْلِ بِالْتِقَاءِ الْخِتَانَيْنِ وَإِنْ لَمْ يُنْزِلْ

393
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah: HR. Al Baihaqi (1/300); Ibnu Abi Syaibah di dalam Mushannaftiya (2/93); Abu Daud (3/172); Al Khathib di dalam Al Muwadhdhah (1/132); Ibnu Al Jauzi di dalam Al 'Ilal (1/376); Ibnu Abi Hatim di dalam Al 'Ilal (173), semuanya meriwayatkan dari Mush'ab bin Syaibah. Di dalam sanadnya terdapat Mush'ab bin Syaibah, menurut Abu Hatim, "Mereka tidak memujinya." Yang lainnya mengatakan, "Ia tsiqah." Ahmad mengatakan, "Hadits-haditsnya munkar." Adz-Dzahabi menyebutkan haditsnya ini pada biografinya (5/8563). Al Hafizh mengatakan, "Haditsnya lemah." At-Taqrib (2/252).
سنن الدارقطني ٣٩٣: حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ مُرْشِدٍ , نا عَلِيُّ بْنُ حَرْبٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ , عَنْ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ , عَنْ مُصْعَبِ بْنِ شَيْبَةَ , عَنْ طَلْقِ بْنِ حَبِيبٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " الْغُسْلُ مِنْ أَرْبَعٍ: مِنَ الْجَنَابَةِ , وَالْجُمُعَةِ , وَالْحِجَامَةِ , وَغُسْلِ الْمَيِّتِ ". مُصْعَبُ بْنُ شَيْبَةَ لَيْسَ بِالْقَوِيِّ وَلَا بِالْحَافِظِ
Sunan Daruquthni 393: Ja'far bin Muhammad bin Mursyid menceritakan kepada kami, Ali bin Harb mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Bisyr mengabarkan kepada kami, dari Zakariyya bin Abu Zaidah, dari Mush'ab bin Syaibah, dari Thalq bin Habib, dari Abdullah bin Az-Zubair, dari Aisyah, ia mengatakan, "Nabi SAW bersabda, 'Mandi karena empat hal: Junub, hari Jum‟at, berbekam dan memandikan jenazah'." Mush'ab bin Syaibah tidak kuat dan bukan hafizh (penghafal hadits).