سنن الدارقطني ٤٠٢٩: نا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ الْمَطِيرِيُّ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَيْمُونٍ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى , نا حَسَنُ بْنُ صَالِحٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سَعِيدٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , أَخْبَرَنِي أَبِي , عَنْ جَدِّي عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ , فَقَالَ: «لَا يَتَوَارَثُ أَهْلُ مِلَّتَيْنِ , وَالْمَرْأَةُ تَرِثُ مِنْ دِيَةِ زَوْجِهَا وَمَالِهِ , وَهُوَ يَرِثُ مِنْ دِيَتِهَا وَمَالِهَا مَا لَمْ يَقْتُلْ أَحَدُهُمَا صَاحِبَهُ عَمْدًا , فَإِنْ قَتَلَ أَحَدُهُمَا صَاحِبَهُ عَمْدًا لَمْ تَرِثْ مِنْ دِيَتِهِ وَمَالِهِ شَيْئًا , وَإِنْ قَتَلَ صَاحِبَهُ خَطَأً وَرِثَ مِنْ مَالِهِ وَلَمْ تَرِثْ مِنْ دِيَتِهِ». مُحَمَّدُ بْنُ سَعِيدٍ الطَّائِفِيُّ ثِقَةٌ.
Sunan Daruquthni 4029: Muhammad bin Ja'far Al Mathiri menceritakan kepada kami, Ismail bin Abdullah bin Maimun menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Musa menceritakan kepada kami, Hasan bin Shalih menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Sa'id, dari Amr bin Syu'aib, ayahku mengabarkan kepadaku dari kakekku Abdullah bin Amr, bahwa pada saat penaklukan Makkah Rasulullah SAW berdiri lalu bersabda, "Pemeluk dua agama tidak saling mewarisi. Istri mewarisi diyat suaminya dan hartanya, dan suami mewarisi diyat istrinya dan hartanya, selama keduanya tidak saling membunuh dengan sengaja. Bila salah satunya membunuh yang lainnya dengan sengaja, maka tidak mewarisi sedikit pun dari diyatnya dan hartanya. Dan bila dia membunuh pasangannya dengan tidak sengaja maka dia mewarisi hartanya namun tidak mewarisi diyatnya."