hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4033

17. Faraidl, Peperangan dan Lain-lain

سنن الدارقطني

4033
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya dha'if HR. Ad-Darimi (2/473) dari Ja'far dari ayahnya dengan isnad tersebut. Abdullah bin Umar bin Hafsh adalah Al Umari, dia adalah perawi dha'if, Biografinya telah sering dikemukakan sebelumnya. Lihat At-Taqrib (1/435).
سنن الدارقطني ٤٠٣٣: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ , نا بَحْرُ , نا ابْنُ وَهْبٍ , أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ بْنِ حَفْصٍ , «أَنَّ أُمَّ كُلْثُومٍ وَابْنَهَا زَيْدَ بْنَ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ هَلَكَا فِي سَاعَةٍ وَاحِدَةٍ لَمْ يُدْرَ أَيُّهُمَا هَلَكَ قَبْلُ فَلَمْ يَتَوَارَثَا».
Sunan Daruquthni 4033: Abu Bakar menceritakan kepada kami, Bahr menceritakan kepada kami, Ibnu Wahb menceritakan kepada kami, Abdullah bin Umar bin Hafsh mengabarkan kepadaku, bahwa Ummu Kultsum dan anaknya, Zaid bin Umar bin Khaththab, keduanya meninggal bersamaan, tidak diketahui (dengan pasti) mana yang lebih dulu meninggal, maka keduanya tidak saling mewarisi.