hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4038

17. Faraidl, Peperangan dan Lain-lain

سنن الدارقطني

4038
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya dha‘if. HR. Ad-Darimi (2/465) dari Syarik dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Asy'ats, —yaitu Ibnu Suwar,— yang divonis dha'if. Biografinya telah sering dikemukakan sebelumnya. Lihat AtTaqrib (525).
سنن الدارقطني ٤٠٣٨: نا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ مِهْرَانَ السَّوَّاقُ , نا أَبُو النَّصْرِ الْفَقِيهُ إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَيْمُونٍ , نا أَبُو غَسَّانَ , نا شَرِيكٌ , عَنْ أَشْعَثَ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ جَابِرٍ , رَفَعَهُ قَالَ: «لَا نَرِثُ أَهْلَ الْكِتَابِ وَلَا يَرِثُونَا إِلَّا أَنْ يَرِثَ الرَّجُلُ عَبْدَهُ أَوْ أَمَتَهُ , وَتَحِلُّ لَنَا نِسَاؤُهُمْ وَلَا تَحِلُّ لَهُمْ نِسَاؤُنَا»
Sunan Daruquthni 4038: Ali bin Muhammad bin Yahya bin Mihran As-Sawwaq menceritakan kepada kami, Abu An-Nashr Al Faqih Ismail bin Abdullah bin Maimun menceritakan kepada kami, Abu Ghassan menceritakan kepada kami, Syarik menceritakan kepada kami dari Asy'ats, dari Al Hasan, dari Jabir, secara marfu', dia berkata, "Kita tidak mewarisi ahli kitab dan mereka juga tidak mewarisi, kecuali seseorang (yakni seorang muslim) mewarisi budak laki-lakinya atau budak perempuannya. Dihalalkan bagi kita kaum wanita mereka namun tidak dihalalkan kaum wanita kita bagi mereka."