سنن الدارقطني ٤٠٧٩: نا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا الْمُحَارِبِيُّ , نا أَبُو كُرَيْبٍ , نا أَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ , وَوَكِيعٌ , وَعَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنِ الْحَارِثِ , عَنْ عَلِيٍّ عَلَيْهِ السَّلَامُ , قَالَ: أَنْتُمْ تَقْرَءُونَ الْوَصِيَّةَ قَبْلَ الدَّيْنِ , وَقَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «أَنَّ الدَّيْنَ قَبْلَ الْوَصِيَّةِ , وَأَعْيَانُ بَنِي الْأُمِّ يَتَوَارَثُونَ دُونَ بَنِي الْعَلَّاتِ»
Sunan Daruquthni 4079: Muhammad bin Al Qasim bin Zakariyya Al Muharibi menceritakan kepada kami, Abu Kuraib menceritakan kepada kami, Abu Khalid Al Ahmar, Waki' dan Abdah bin Sulaiman menceritakan kepada kami dari Sufyan, dari Abu Ishaq, dari Al Harits, dari Ali AS, dia berkata, "Kalian membacakan wasiat sebelum utang, padahal Rasulullah SAW memutuskan bahwa utang (diselesaikan) sebelum wasiat, dan anak-anak dari ibu saling mewarisi tanpa menyertakan anak-anak dari ibu lainnya."