hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 408

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/42 Chapter:

Riwayat-Riwayat Tentang Berkumur dan Beristinsyaq Ketika Mandi Junub

بَابُ مَا رُوِيَ فِي الْمَضْمَضَةِ وَالِاسْتِنْشَاقِ فِي غُسْلِ الْجَنَابَةِ

408
Sunan Daruquthni
Albani: Lihat ketarangan yang lalu. Semuanya dari beberapa jalur dan riwayat-riwayat lainnya yang menguatkan, namun semuanya bertumpu pada Aisyah binti Ajrad, sedangkan ia tidak dikenal, sebagaimana telah dikemukakan.
سنن الدارقطني ٤٠٨: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ الْجُنَيْدِ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ , نا أَبُو حَنِيفَةَ , عَنِ ابْنِ رَاشِدٍ , عَنْ عَائِشَةَ بِنْتِ عَجْرَدٍ , فِي جُنُبٍ نَسِيَ الْمَضْمَضَةَ وَالِاسْتِنْشَاقَ , قَالَتْ: قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ «يُمَضْمِضُ وَيَسْتَنْشِقُ وَيُعِيدُ الصَّلَاةَ»
Sunan Daruquthni 408: Abu Bakar menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ahmad bin Al Junaid mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Yazid mengabarkan kepada kami, Abu Hanifah mengabarkan kepada kami, dari Utsman bin Rasyid, dari Aisyah binti Ajrad tentang orang yang junub lalu lupa berkumur dan ber-istinsyaq, ia mengatakan, "Ibnu Abbas mengatakan, 'Hendaknya berkumur dan ber-istinsyaq lalu mengulangi shalat'."