hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4108

17. Faraidl, Peperangan dan Lain-lain

سنن الدارقطني

4108
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya sangat dha'if karena di dalamnya terdapat Sahl bin Ammar, yang dinilai pendusta oleh Al Hakim. Demikian yang dikatakan oleh Az-Zaila'i di dalam Nashb Ar-Rayah (4/404).
سنن الدارقطني ٤١٠٨: نا أَبُو سَعِيدٍ أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي عُثْمَانَ الْغَازِيُّ , نا طَاهِرُ بْنُ يَحْيَى بْنِ قَبِيصَةَ , نا سَهْلُ بْنُ عَمَّارٍ , نا الْحُسَيْنُ بْنُ الْوَلِيدِ , نا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ , عَنْ حَبِيبِ بْنِ الشَّهِيدِ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي خُطْبَتِهِ يَوْمَ النَّحْرِ: «لَا وَصِيَّةَ لِوَارِثٍ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ الْوَرَثَةُ»
Sunan Daruquthni 4108: Abu Sa'id Ahmad bin Muhammad bin Abu Utsman Al Ghazi menceritakan kepada kami, Thahir bin Yahya bin Qabishah menceritakan kepada kami, Sahl bin Ammar menceritakan kepada kami, Al Husain bin Al Walid menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami dari Habib bin Asy-Syahid, dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa Nabi SAW berkhutbah pada hari nahar, "Tidak ada wasiat untuk pewaris, kecuali jika dibolehkan oleh para ahli waris."