سنن الدارقطني ٤١٣٥: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا نُعَيْمُ بْنُ حَمَّادٍ , نا ابْنُ الْمُبَارَكِ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «أَنَّهُ أَسْهَمَ لِلْفَارِسِ سَهْمَيْنِ , وَلِلرَّاجِلِ سَهْمًا». قَالَ أَحْمَدُ: كَذَا لَفْظُ نُعَيْمٍ , عَنِ ابْنِ الْمُبَارَكِ وَالنَّاسُ يُخَالِفُونَهُ. قَالَ النَّيْسَابُورِيُّ: وَلَعَلَّ الْوَهْمَ مِنْ نُعَيْمٍ , لِأَنَّ ابْنَ الْمُبَارَكِ مِنْ أَثْبَتِ النَّاسِ
Sunan Daruquthni 4135: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur menceritakan kepada kami, Nu'aim bin Hammad menceritakan kepada kami, Ibnu Al Mubarak menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi', dari Ibnu Umar, dari Nabi SAW, bahwa beliau memberi untuk penunggang kuda dua bagian dan untuk pejalan kaki satu bagian. Ahmad berkata, "Demikian lafazh Nu'aim dari Ibnu Al Mubarak, namun orang-orang menyelisihinya." An-Naisaburi berkata, "Kemungkinan dugaan itu dari Nu'aim, karena Ibnu Al Mubarak termasuk orang yang sangat valid."