سنن الدارقطني ٤١٥٠: حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ جَعْفَرِ بْنِ قَرِينٍ , نا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ الرَّقِّيُّ , نا ابْنُ الْأَصْبَهَانِيِّ , نا شَرِيكٌ , عَنْ قَيْسِ بْنِ وَهْبٍ , وَمُجَالِدٍ , عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ , قَالَ: أَصَبْنَا سَبَايَا يَوْمَ أَوْطَاسٍ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يَطَأْ رَجُلٌ حَامِلًا حَتَّى تَضَعَ حَمْلَهَا , وَلَا غَيْرَ ذَاتِ حَمَلٍ حَتَّى تَحِيضَ حَيْضَةً»
Sunan Daruquthni 4150: Musa bin Ja'far bin Qurain menceritakan kepada kami, Hafsh bin Umar Ar-Raqqi menceritakan kepada kami, Ibnu Al Ashbahani menceritakan kepada kami, Syarik menceritakan kepada kami dari Qais bin Wahb dan Mujalid, dari Abu Al Waddak, dari Abu Sa'id, dia berkata, "Kami pernah mendapatkan para tawanan Authas, lalu Rasulullah SAW bersabda, 'Jangan seorang laki-laki menggauli wanita hamil hingga ia melahirkan kandungannya, dan tidak pula yang tidak hamil sehingga ia haid satu kali."