hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4184

19. Budak Mukatab

سنن الدارقطني

4184
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya dha'if. HR. Ibnu Majah (2515) dari Syarik dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Al Husain bin Abdullah bin Ubaidullah bin Abbas, yang dinilai dha'if. (At-Taqrib, 1/177). Syarik adalah Al Qadhi, yang divonis dha'if lagi mudallis. Biografinya telah sering dikemukakan sebelumnya.
سنن الدارقطني ٤١٨٤: نا ابْنُ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , ثنا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ , أنا شَرِيكٌ , عَنْ حُسَيْنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ وَلَدَتْ مِنْهُ أَمَةٌ فَهِيَ حُرَّةٌ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ»
Sunan Daruquthni 4184: Ibnu Mubasysyir Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Syarik mengabarkan kepada kami dari Husain bin Abdullah, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi SAW bersabda, "Barangsiapa yang budak perempuannya melahirkan anak darinya, maka budak tersebut merdeka setelah ia wafat.” (yakni setelah pemiliknya meninggal).