hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4236

20. Permasalahan yang jarang disinggung

سنن الدارقطني

4236
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Abdurrahman bin Syarik, yang dinilai jujur namun sering keliru. (At-Taqrib, 1/485). Syarik adalah Al Qadhi yang dinilai dha'if. Biografinya telah beberapa kali dikemukakan. Mujalid adalah perawi yang tidak kuat. Lihat Al Fath (13/289).
سنن الدارقطني ٤٢٣٦: نا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَحْمَدُ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ حَكِيمٍ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ شَرِيكٍ , نا أَبِي , عَنْ مُجَالِدٍ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , عَنْ عَمْرِو بْنِ حُرَيْثٍ , عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ , قَالَ: «إِيَّاكُمْ وَأَصْحَابَ الرَّأْيِ فَإِنَّهُمْ أَعْدَاءَ السُّنَنِ أَعْيَتْهُمُ الْأَحَادِيثُ أَنْ يَحْفَظُوهَا فَقَالُوا بِالرَّأْيِ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا»
Sunan Daruquthni 4236: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Ahmad bin Utsman bin Hakim menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Syarik menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami dari Mujalid, dari Asy-Sya'bi, dari Amr bin Huraits, dari Umar bin Khaththab, dia berkata, "Hendaklah kalian menghindari para ahli logika, karena mereka itu adalah musuh-musuh Sunnah. Mereka cenderung lemah menghafal lalu mereka berbicara berdasarkan pendapat, sehingga mereka sesat dan menyesatkan."