hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4242

20. Permasalahan yang jarang disinggung

سنن الدارقطني

4242
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya dha‘ifkarena di dalamnya terdapat Risydin —yaitu Ibnu Sa'd,— yang dinilai dha'if. Biografinya telah dikemukakan sebelumnya. Yahya bin Utsman bin Shalih adalah As-Shami, dia adalah perawi yang jujur namun dituduh beraliran syi'ah. Selain itu, sebagian ahli hadits menjulukinya karena dia menceritakan hadits bukan dari asalnya. {At-Taqrib, 2/355).
سنن الدارقطني ٤٢٤٢: نا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمِصْرِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ عُثْمَانَ بْنِ صَالِحٍ , نا نُعَيْمٌ , نا رِشْدِينُ , نا عَقِيلٌ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ , عَنِ الزُّبَيْرِ , قَالَ: «نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ» أَنْ نُقَاتِلَ عَنْ أَحَدٍ مِنَ الْمُشْرِكِينَ إِلَّا عَنْ أَهْلِ الذِّمَّةِ "
Sunan Daruquthni 4242: Ali bin Muhammad Al Mishri menceritakan kepada kami, Yahya bin Utsman bin Shalih menceritakan kepada kami, Nu'aim menceritakan kepada kami, Risydin menceritakan kepada kami, Uqail menceritakan kepada kami dari" Az-Zuhri, dari Urwah bin Az-Zubair, dari Az-Zubair, dia berkata, "Rasulullah SAW melarang kami berperang untuk seseorang dari golongan musyrikin, kecuali karena ahli dzimmah."