hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4250

21. Wasiat

سنن الدارقطني

4250
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya hasan mauquf. HR. Al Baihaqi (6/281) dari jalur penulis dengan isnad tersebut.
سنن الدارقطني ٤٢٥٠: نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدٍ الصَّفَّارُ , نا عَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو , نا أَبُو إِسْحَاقَ , عَنِ ابْنِ عَوْنٍ , عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: " لِيَكْتُبِ الرَّجُلُ فِي وَصِيَّتِهِ: إِنْ حَدَثَ بِي حَدَثُ مَوْتٍ قَبْلَ أَنْ أُغَيِّرَ وَصِيَّتِي هَذِهِ "
Sunan Daruquthni 4250: Ismail bin Muhammad Ash-Shaffar menceritakan kepada kami, Abbas bin Muhammad menceritakan kepada kami, Mu'awiyah bin Amr menceritakan kepada kami, Abu Ishaq menceritakan kepada kami dari Ibnu Aun, dari Al Qasim bin Muhammad, dari Aisyah, dia berkata, "Hendaklah seseorang menuliskan di dalam wasiatnya: Bila ajal menjemput diriku sebelum aku merubah wasiatku ini'.