hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4254

21. Wasiat

سنن الدارقطني

4254
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya sangat dha'if. Di dalamnya terdapat Nuh bin Darraj, seorang perawi yang haditsnya ditinggalkan, bahkan Ibnu Ma'in menilainya pendusta. (At-Taqrib, 2/309).
سنن الدارقطني ٤٢٥٤: نا أَحْمَدُ بْنُ كَامِلٍ , نا عُبَيْدُ بْنُ كَثِيرٍ , نا عَبَّادُ بْنُ يَعْقُوبَ , نا نُوحُ بْنُ دَرَّاجٍ , عَنْ أَبَانَ بْنِ تَغْلِبَ , عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا وَصِيَّةَ لِوَارِثٍ وَلَا إِقْرَارَ بِدَيْنٍ»
Sunan Daruquthni 4254: Ahmad bin Kamil menceritakan kepada kami, Ubaid bin Katsir menceritakan kepada kami, Abbad bin Ya'qub menceritakan kepada kami, Nuh bin Danaj menceritakan kepada kami dari Aban bin Taghlib, dari Ja'far bin Muhammad, dari ayahnya, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda,



"Tidak ada wasiat untuk pewaris, dan tidak ada pengakuan tentang utang."