hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 429

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/45 Chapter:

Larangan Menyentuh Al Quran Bagi Yang Berhadats

بَابٌ فِي نَهْيِ الْمُحْدِثِ عَنْ مَسِّ الْقُرْآنِ

429
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya shahih mursal: HR. Malik di dalam Al Muwaththa' (177) dari jalur Yahya bin Malik dari Abdullah. Ibnu Abdil Barr mengatakan, "Tidak ada perbedaan pendapat terhadap Malik yang meriwayatkan hadtis ini secara mursal. Ia meriwayatkan secara musnad dengan cara yang baik, yaitu kitab yang masyhur di kalangan para pencari hadits, dikenal oleh para ahli ilmu, sehingga dengan ketenarannnya tidak dipermasalahkan isnadnya."
سنن الدارقطني ٤٢٩: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا الْحَسَنُ بْنُ أَبِي الرَّبِيعِ , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: كَانَ فِي كِتَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِعَمْرِو بْنِ حَزْمٍ: «أَلَّا تَمَسَّ الْقُرْآنَ إِلَّا عَلَى طُهْرٍ». مُرْسَلٌ وَرُوَاتِهِ ثِقَاتٌ.
Sunan Daruquthni 429: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Abu Ar-Rabi' mengabarkan kepada kami, Abdurrazzaq mengabarkan kepada kami, Ma'mar mengabarkan kepada kami, dari Abdullah bin Abu Bakar, dari ayahnya, ia mengatakan, "Dalam surat Nabi SAW untuk Amr bin Hazm (disebutkan): Tidak boleh menyentuh Al Qur‘an kecuali orang yang telah suci." Mursal, dan para perawinya tsiqah.