hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4309

23. Penyusuan

سنن الدارقطني

4309
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya hasan mauquf. Ibnu Lahi'ah dha'if, namun riwayat salah seorang Abdullah yang tiga berasal darinya, di antaranya adalah Ibnu Wahb, dan yang meriwayatkan darinya sebelum bukunya terbakar, maka haditsnya hasan. Wallahu a'lam.
سنن الدارقطني ٤٣٠٩: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ أَحْمَدَ الدَّقَّاقُ , نا بَحْرُ بْنُ نَصْرٍ , نا ابْنُ وَهْبٍ , أَخْبَرَنِي ابْنُ لَهِيعَةَ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , أَنَّهُ سَأَلَهُ: تَرَى تُحَرِّمُ مِنَ الرَّضَاعَةِ مَرَّةٌ وَاحِدَةٌ؟ , قَالَ: «نَعَمْ»
Sunan Daruquthni 4309: Abdul Malik bin Ahmad Ad-Daqqaq menceritakan kepada kami, Bahr bin Nashr menceritakan kepada kami, Ibnu Wahb menceritakan kepada kami, Ibnu Lahi'ah mengabarkan kepadaku, dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, bahwa



Dia pernah bertanya kepadanya, "Apakah menurutmu penyusuan satu kali mengharamkan (menyebabkan jadi mahram)?", dia menjawab, "Ya."