hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4313

23. Penyusuan

سنن الدارقطني

4313
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Ubaidullah bin Tammam, yang dinilai dha‘if. Biografinya telah dikemukakan sebelumnya.
سنن الدارقطني ٤٣١٣: نا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ الْكَاتِبُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ سِنَانٍ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ تَمَامٍ , نا حَنْظَلَةُ , نا سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تُحَرِّمُ الرَّضْعَةُ وَلَا الرَّضْعَتَانِ»
Sunan Daruquthni 4313: Muhammad bin Ahmad bin Ibrahim Al Katib menceritakan kepada kami, Muhammad bin Sinan menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Tammam menceritakan kepada kami, Hanzhalah menceritakan kepada kami, Salim bin Abdullah menceritakan kepada kami dari Ibnu Umar, dari Zaid bin Tsabit, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Satu penyusuan dan dua penyusuan tidak mengharamkan'.'