hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 432

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/45 Chapter:

Larangan Menyentuh Al Quran Bagi Yang Berhadats

بَابٌ فِي نَهْيِ الْمُحْدِثِ عَنْ مَسِّ الْقُرْآنِ

432
Sunan Daruquthni
Albani: Lihat takhrij hadits no. 429; HR. An-Nasa'i (2/251); Abu Daud di dalam Marasilnya (hal. 13).
سنن الدارقطني ٤٣٢: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا ابْنُ زَنْجُوَيْهِ , حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , نا مَعْمَرٌ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ , وَمُحَمَّدٍ ابْنِي أَبِي بَكْرِ بْنِ حَزْمٍ , عَنْ أَبِيهِمَا , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَتَبَ كِتَابًا فِيهِ: «وَلَا تَمَسَّ الْقُرْآنَ إِلَّا طَاهِرًا»
Sunan Daruquthni 432: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Ibnu Zanjuwaih mengabarkan kepada kami, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami, Ma'mar mengabarkan kepada kami, dari Abdullah dan Muhammad keduanya putra Abu Bakar bin Hazm, dari ayah mereka: Bahwa Nabi SAW mengirim sebuah surat, di dalamnya (disebutkan): "Dan tidak boleh menyentuh Al Qur‟an kecuali orang yang telah suci."